home Uncategorized Sepenggal Cerita Dari Kemah Pembinaan Karakter Siswa

Sepenggal Cerita Dari Kemah Pembinaan Karakter Siswa

13907147_1071636556255691_7762222055825414154_n

Akhmad Ezsar & Aulia Rosmita Asri

Berikut ini adalah sepenggal kisah pengalaman siswa(i) SMA PGRI 1 Banjarbaru dalam acara Kemah Pembinaan Karakter Siswa Tahun 2016.

Aulia Rosmita Asri (XII-IPA). Pengalaman yang saya dapatkan selama kegiatan Kemah Pembinaan Karakter Siswa SMA lumayan banyak. Semenjak saya disana saya belajar bagaimana memahami karakter yang berbeda-beda dari setiap individu dalam berkelompok. Dapat memahami secara luas betapa pentingnya waktu. Selama saya disana saya juga belajar bagaimana sih sikap yang seharusnya dilakukan oleh anak-anak Pramuka baik kegiatan formal maupun non formal dalam bersosialisasi terutama sebagai penegak penuh, mulai dari sikap kejujuran, adat istiadat terhadap sopan santun, serta saling tolong menolong serta kegiatan positif lainnya.

Banyak hal yang tidak dapat saya lupakan saat saya mengikuti kegiatan tersebut selama 4 hari. Kami puta dan putri saling berjabat tangan agar dapat saling kenal mengenal, sehingga kami dapat berbagi pengalaman apa yang mereka alami disekolah mereka masing-masing mengenai kepramukaan dll. Setiap malam kami selalu melakukan renungan persaudaraan serta menonton film pendek yang diberikan oleh para pembina kami.

Disaat malam terakhir tibalah saya dan peserta lainnya dengan kegiatan upacara api unggun yang berlangsung cukup lama daripada kegiatan upacara api unggun yang sebelumnya saya ikuti, kegiatannya berlangsung mulai dari jam 20.00 – 02.15. Didalam kegiatan itu kami diberikan renungan lagi bahwa betapa pentingnya berbakti kepada kedua orang tua yang membuat para peserta KEPAK mengeluarkan air mata, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pensi pada malam itu.

Ke-esokan harinya kami melakukan kegiatan seperti hari kemarinnya mulai dari bangun sebelum subuh, mandi cepat, sholat,olahraga,makan bersama dll. Itulah hari terakhir saya dan kawan-kawan bersama. Setelah usai melakukan upacara penutupan yang berlangsung lama selama 4 hari kami menjumpai lagi dihari terakhir yaitu kegiatan sayonara bersama. Kegiatan itulah yang membuat para kawan-kawan dan lainnya sulit untuk melakukannya karna harus mengakhiri kegiatan KEPAK 2016 yang membuat kesedihan itu ada. Akan tetapi, kami tau kalo kami akan berjumpa lagi di lain waktu karna gerakan pramuka itu tidak semntara tapi selamanya dan kita termasuk kedalamnya. Dari kegiatan Sayonara itu dapat saya petik bahwa kita semua adalah sama meskipun kita berbeda-beda tempat tinggal, umur, sekolah, bahasa, dll semua itu bukan menjadi penghalang kita sebagai manusia yang merupakan makhluk sosial dan sadar akan betapa pentingnya ikatan persaudaraan antar sesama, karna tanpa mereka kita bukan siapa-siapa.

Akhmad Ezsar (XII-IPS) juga menuliskan kesannya dalam kegiatan tersebut, mandi sebelum waktu subuh merupakan pengalaman yang paling mengesankan baginya. Jelajah Nusantara juga meninggalkan kesan tersendiri baginya. “Saya baru ini merasakan suatu kebersamaan yang sangat akrab, begitu indah terasa”.